Apakah tulisan harus selalu dipahami?

Ditulis pada, 08 May 2022, 17:07

Apakah tulisan harus selalu dipahami?

Sudah hampir 3 tahun saya menulis, dahulu mungkin saya menganggap bahwa saya harus menulis sesuatu dengan se jelas jelas dan sepemahaman orang banyak. Namun sekarang saya mencoba untuk merubah itu.

Saya sangat paham betul mengapa tulisan haruslah di pahami, tidak lain agar pembaca bisa mendapatkan hal yang paling jelas untuk mereka dan tidak timbul perspektif yang salah. Tapi sebenarnya sudah waktunya saya menaikkan oktaf dari tulisan saya. Saya berfikir bahwa, jika saya menulis sesuatu hanya untuk di pahami oleh orang lain, maka saya hanya memaparkan apa yang saya ingin sampaikan, bukan membuat sesuatu yang menjadi sebuah energi untuk pembaca bisa berfikir lebih jauh. Sehingga, pemahaman itu didapat dari pencarian jawaban, bukan mendapatkan jawaban. 

Memang hal ini adalah sebuah belati bermata dua, disatu sisi saya ingin tulisan saya di pahami banyak pembaca, namun di sisi lain, pembaca hanya akan menerima tulisan dengan mentah tanpa mencari lebih jauh maknanya. Dari alasan ini lah saya mencoba untuk lebih agresif dalam menulis. 

Tulisan saya yang mulanya untuk banya orang, saya akan coba persempit lingkupnya, sehingga, hanya orang orang yang membutuhkan atau yang ingin berdiskusi saja yang boleh memahaminya, jika pembaca ingin memahami, maka buang jauh jauh apa yang telah di pahami sebelumnya dan mari diskusikan dengan logis dan bermoral.


Kembali ke Tulisan.
Kembali ke Awal.