Perubahan pada diri tentu menjadi hal yang sewajarnya terjadi, namun
ternyata ada hal penting yang harus diperhatikan dalam diri kita sebelum
perubahan itu terjadi.
Perubahan diri itu adalah relatif pada
kodisi kita saat ini atau yang telah lewat, pengalaman hidup membuat
kita berubah. Entah itu lebih baik, atau ke arah lebih buruk, walaupun
pastinya baik dan buruk relatif pada perspektif orang lain. Dan
tentunya, perubahan diri itu harus disadari secara penuh oleh diri kita.
Ada beberapa hal yang harus kita ketahui sebelum perubahan diri
ini bisa dilakukan untuk menunjang hidup kita sendiri, dan hidup orang
lain. Hal pertama adalah, logika. Logika pada perubahan diri ini menjadi
dasar yang harus dipikirkan (secara hasilnya nanti).
"Apakah perubahan saya nanti berdampak baik atau buruk buat kita sendiri?",
"Apakah perubahan saya nanti berdampak baik atau buruk pada orang lain?",.
Dua
pertanyaan diatas wajib kita jawab, karena dengan begitu, hanya
menggunakan logika, maka kita tau mana yang baik mana yang buruk, dan
ini akan berkaitan terhadap moralitas kita sebagai manusia. Dan dua
pertanyaan diatas, harus bernilai baik keduanya baru bisa masuk ketahap
selanjutnya. Kenapa? Karena jika kondisi di atas tidak dipenuhi, maka
akan membawa keburukan dalam hidup ini. Berdampak baik terhadap diri
sendiri, artinya kita tidak mementingkan orang lain atau begitu pula
sebaliknya. Setelah kondisi ini diterima baik oleh diri dan orang lain,
maka lanjut ke hal yang berikutnya.
Hal kedua adalah perasaan.
Secara perasaan, apakah perubahan ini membuat kita lebih bahagia?, dan
apakah perubahan ini membuat orang lain bahagia? Atau setidaknya tidak
terganggu dengan perubahan kita?. Perasaan penyempurnaan dari logika
diatas, selain memikirkan hasil dari perubahan kita (dengan logika) pada
prosesnya, kita harus menggunakan perasaan, melihat pada hati diri
sendiri dan orang lain. Dengan begitu, kebahagiaan perubahan kita
menjadi terpenuhi.
Kenapa saya menuliskan orang lain juga disini?
Kita hidup sebagai manusia sosial, orang terdekat kita, mulai dari
keluarga, teman, sahabat, wanita yang dicintai, itu adalah tembok yang
sensitif dengan diri kita, Perubahan pada diri kita sendiri akan
berdampak pada mereka juga. Disini lah kita harus memikirkan secara
logika dan perasaan, terhadap perubahan yang diinginkan.
Keegoisan
diri membuat hubungan dengan mereka akan jauh lebih renggang. Kita
harus ingat, Mungkin kali ini kita tidak membutuhkan mereka, tapi suatu
saat, kita akan membutuhkannya. Maka sikapilah dengan baik.
Perubahan pada diri.
Ditulis pada, 10 August 2021, 12:00

Kembali ke Tulisan.
Kembali ke Awal.