Mental yang diukur.

Ditulis pada, 09 May 2021, 21:41

Mental yang diukur.

Jika selama ini kita hanya bisa mengukur fisik kita, mulai dari tinggi badan hingga berat badan, bagaimana jika mental kita yang diukur? Tentunya di era seperti ini, apalagi pandemic covid 19, semua orang merasakan tekanan yang luar biasa, pada mental khususnya. 

Bayangkan jika mental diukur dari angka 1 - 100, seberapa besar kualitas dari diri kita? Dan bagaimana jika sama seperti tinggi, mengukur mental menjadi standar ketika kita ingin masuk kedalam perusahaan. Tentu tinggi bisa di manipulasi, atau bisa di paksakan dengan operasi tinggi badan misalnya. Tapi bagaimana dengan mental? Sungguh sulit untuk diperbaiki.

Teknologi pastinya akan sampai kepada posisi itu. Akan ada waktu dimana mental kita bisa diukur dan menjadi 'persidangan' manusia untuk mengetahui kebenaran atau kebohongan. Karena mental kita tidak bisa berbohong. 

Namun bukan teknologinya yang akan kita bahas sekarang. Pertanyaannya, bagaimana cara kita mempersiapkan diri ketika teknologi ini ada.

Mental adalah bagian dari hidup kita, sama halnya dengan fisik, mental yang dilatih akan menjadi kuat seiring berjalannya waktu. Sepintar dan secerdas nya kita, jika mental tidak pernah dilatih, maka sia sia saja.

jadi apa yang harus kita lakukan ?

Pertama, kita harus lebih dewasa ketika menanggapi banyak hal, bagaimana mengabil keputusan, bagaimana cara kita menyelesaikan masalah, dan bagaimana cara kita memahami kondisi diri atau orang lain.

Kedua, kurangi hal hal yang tidak bermanfaat, satu hari saja, hidup kita telah di ambil sekitar 8-10 jam untuk tidur, dan sisanya terkadang digunakan untuk main game, nonton film, dan seterusnya. Belum lagi kegiatan rutin seperti makan dan mandi. Semakin terbatas saja hidup kita. Jadi lebih baik, kita bisa eksekusi hal hal yang menurut kita tidak bermanfaat, karena itu akan menjaga mental kita tetap stabil.

Ketiga, Posisikan diri. Untuk melatih mental kita, harus lah kita bisa memposisikan diri, baik di lingkungan keluarga, sahabat, atau kantor. Dengan membagi bagi posisi kita pada tempatnya, kita pun bisa menempatkan mental kita dengan baik disana.

Keempat, Ingatlah bahwa semua yang kita lakukan adalah tanggung jawab kita, melatih mental selanjutnya adalah kita harus bertanggung jawab terhadap apa yang kita putuskan, termasuk hal hal sepele. Karena terkadang, suatu saat, keputusan yang kita ambil akan dipertanggungjawabkan oleh mental kita. Pertanyaannya cuma satu. Apakah kita bisa melakukan dan melewatinya?

Terakhir, Dengan menyatukan beberapa hal diatas, mental kita tentu pasti akan kuat ketika menghadapi sesuatu. Menghadapi masalah yang kita buat atau menghadapi masalah yang datang. Dengan begitu tidak lah mungkin kita memutuskan untuk berhenti hidup didunia ini atau menyerah akan keadaan. 

Kita harus ingat, banyak orang yang berada di atas dan di bawah kita. 

Jadi sekali lagi, berapa angka mental kamu jika diukur?


Kembali ke Tulisan.
Kembali ke Awal.