Kita mungkin hanya sekedar tau bahwa aktifitas memasak hanyalah sebagai menciptakan suatu hidangan untuk diri sendiri atau orang lain. Namun pernahkah kita berpikir bahwa kegiatan sehari hari ini memiliki makna yang luar biasa untuk diri kita sendiri? Ini adalah filsafat masak.
Jika kita pahami tahapan memasak, kita mendapatkan urutan, perencanaan, memilih bahan yang berkualitas, melakukan mice an place, memasak, dan akhirnya menghidangkan makanan tersebut. Namun jika kita telaah satu satu, maka pada setiap tahap ini, kita akan mendapatkan manfaat secara moral, perasaan atau bahkan secara fisik.
Perencaan, adalah aktifitas yang sering di lakukan untuk menganalisis kebutuhan apa saja yang di butuhkan, dalam kasus ini adalah kebutuhkan memasak. Dimulai dengan mengatur takaran, mengkalkulasikan pengeluaran/dana (untuk menghasilkan makanan tersebut) per porsi atau sekian porsi, itu di lakukan secara teliti agar tidak menghasilkan sebuah over order (kelebihan pemesanan). Terus, apa implementasi pada hidup kita? Dengan kita mengacu pada apa yang dilakukan di atas, sebenarnya, dengan sadar, kita bisa mengatur hidup kita agar lebih ter rencana. Misalnya seperti keuangan. Dengan merencanakan semisal satu bulan pengeluaran apa saja, maka dengan mudah kita bisa lebih berhemat (karena mengetahui pengeluaran yang benar benar harus di keluarkan atau pengeluaran yang sekedar foya foya). Dengan mengacu pada ini saja, diharapkan kita bisa lebih baik dalam merencanakan hidup.
Memilih bahan yang berkualitas, lah, hubungannya apa dengan hidup? Ya tentu sangat berhubungan. Pada masakan, jika kualitasnya buruk/dibawah standar, maka hasil yang di dapat akan kurang maksimal. Kemudian, penerapan apa pada hidup kita tentang ini? Jelas, misalnya seperti memilih alat alat rumah, atau pakaian yang berkualitas (ingat, berkualitas tidak selalu harus mahal), dengan melakukan seperti ini, maka, apa alat alat yang kita gunakan setidaknya (dalam pemakaian biasa) akan lebih tahan lama dan awet, sehingga tidak terjadi kegiatan pembelian kembali untuk barang yang sama.
Apa itu Mice an Place? Singkatnya adalah mempersiapkan segala hal yang telah kita kumpulkan untuk di olah. Pada aktifitas memasak, tentu dengan mice an place kita akan lebih mudah untuk melakukan pengolahan makanan karena, apa yang kita butuhkan itu dekat dan tentu semuanya berguna. Jadi apa yang bisa kita ambil dari mice an place untuk hidup ini? Minimalis.
Yap, Minimalisme dengan mengambil garis besar mice an place seperti mengumpulkan barang barang yang penting dan tentunya berguna dengan kita, maka, kita tidak harus lagi mempunyai barang yang tidak penting. Dengan begitu apa yang selalu berada di dekat kita, adalah hal hal yang penting saja, Minimalis ini sangat erat kaitannya dengan memilih bahan yang berkualitas, dan juga perencanaan, karena dengan minimalis, kita diajarkan untuk membeli barang/hal yang benar benar penting dan berkualitas saja. Dan ini tentu ada kaitannya dengan perencanaan kita dalam memilih dan merencanakan akan membeli/menyimpan apa saja dalam hidup.
Memasak tentu sangat simpel, setelah kita mengumpulkan bahan bahan dan alat alat (mice an place) maka kita tinggal menggabungkan semua bahan sesuai dengan metode memasak. Dalam hidup, tentu ini sangat penting, karena memasak ini adalah sebuah proses dimana kita hidup sekarang. Dengan mempunyai segala yang penting, kita tinggal mengolahnya saja, mengolah nya dengan cara seperti bagaimana hidup dengan produktif, atau bagaimana menjadikan hidup ini hanya ada hal hal yang bermanfaat saja. Dengan seperti ini, maka kita siap menghidangkan makanan di paragrap bawah.
Menghidangkan makanan, adalah aktifitas akhir dari kegiatan memasak, artinya segala hal yang kita lakukan sebelumnya, mulai dari perencanaan hingga memasak, di buktikan/di perlihatkan pada penghidangan makanan. Makanan kita akan enak karena apa yang kita lakukan dan persiapkan juga benar dan berkualitas. Jika buruk, maka ada yang salah dari apa yang telah kita lakukan sebelumnya. Bagaimana dengan hidup ini? Ingat lah hukum karma, apa yang kita lakukan, baik itu hal yang positif atau hal negatif, itu yang akan kita ambil. Artinya kita yang akan makan makanan kita sendiri. Jika kita melakukan hal hal yang tidak bermanfaat, tidak memilih milih apa yang kita butuhkan, tidak merencanakan hidup dengan baik, tidak memanfaatkan semuanya dengan baik, maka 'hidangan makanan' yang kita hasilkan akan tidak enak dan berbahaya untuk diri kita.
Hidup kita seperti memasak, disitu ada persiapan ada proses, dan juga ada hasil yang akan di capai.
Filosofi Masak.
Ditulis pada, 01 October 2021, 00:19
Kembali ke Tulisan.
Kembali ke Awal.