Berpikir berlebihan.

Ditulis pada, 23 May 2021, 18:06

Berpikir berlebihan.

Berpikir pada hakikatnya tidak bisa dibendung oleh diri kita sendiri. Terkadang semua itu menjadi chaos di pikiran kita. Mari mengenal overthink pemikiran. Dewasa ini, apalagi di zaman yang penuh informasi, otak kita di penuhi segala itu. Dan pada akhirnya kita kelebihan informasi.

Berpikir berlebihan terkadang menjadi makanan kita sehari hari, sebagai manusia. Namun apakah ini wajar? Jika kita berbicara wajar tidaknya, tentu akan ada tingkatan kewajaran. Kita harus bisa membedakan overthinking dan khawatir. Oke Mari kita dalami.

Kita harus ingat, bahwa berpikir harus sewajarnya, berpikir ala kadarnya, karena itu yang baik buat kita. Terkadang apa yang kita pikirkan secara berlebihan belum tentu terjadi seutuhnya. Maksudnya adalah berpikir berlebihan akan membuat kita over akan hal yang kita pikirkan. Ini yang menjadi masalah. 

Berpikir berlebihan atau overthinking akan membawa kita pada situasi yang kita pikirkan, kita ambil contoh, ketika kita memikirkan kita akan jatuh di tangga, maka kita akan benar-benar jatuh. Ini bukan hal misterius tentunya. Kita harus ingat bahwa hal baik akan menghasilkan hal baik juga. Jika kita berpikir baik, maka akan membawa kebaikan. Dalam kasus ini adalah keselamatan kita. 

Khawatir atau takut (gelisah, cemas) terhadap suatu hal yang belum diketahui dengan pasti, terkadang ini berhubungan dengan overthinking atau tidak. Overthinking akan menyebabkan kekhawatiran, namun kekhawatiran belum tentu menyebabkan overthinking. 

Bagaimana cara kita membedakan kedua hal di atas? Kita ambil contoh sederhana, Kita mempunyai seorang yang kita cintai. Dan dia pergi jauh pulang kampung semisal. Khawatir adalah ketika kita takut dia kenapa napa ketika di kendaraannya, namun jika overthinking, kita takut, namun kita terus memaksa dia menghubungi kita, agar selalu up to date dengan situasi, kita merasa sangat gelisah dan cemas terhadap sesuatu. Itulah bagaimana kita membedakannya. 

Selanjutnya, bagaimana cara kita mengatasi berpikir berlebihan? Jika untuk diri kita sendiri (masalah kita sendiri), kita harus lebih menyaring informasi yang datang kepada kita, dan selalu ingat, bahwa khawatir itu wajar, namun kita tidak perlu berlebihan memikirkannya. Kita harus ingat juga bahwa jangan selalu terus berpikir, namun eksekusi apa yang kamu pikirkan. Karena jika ditunda tentu akan membuat kita terus memikirkannya.

Jika berpikir berlebihan dengan orang lain, yang harus kita lakukan adalah, kita harus percaya bahwa dia tidak apa-apa. Dia bisa bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Jikalau memang itu ada masalah, kita harus membantu bagaimana cara menyelesaikannya. Dengan begitu berpikir berlebihan tidak dibutuhkan. 

Segala sesuatu yang berlebihan untuk diri kita, itu tidak baik. Mau itu untuk diri sendiri, atau keterlibatan orang lain. 

Think less.


Kembali ke Tulisan.
Kembali ke Awal.